Category Archives: News

Manfaat Kulit Pisang di Dalam Pengolahan Air Limbah

Kulit pisang ternyata memiliki manfaat luar biasa di dalam dunia pengolahan air limbah. Beberapa penelitian telah dilakukan dan membuktikan bahwa bagian dari pisang yang biasanya kita buang ini dapat menyisihkan berbagai polutan dari dalam air limbah.

Pada riset yang dilakukan oleh tim peneliti di Brazil, ditemukan bahwa kulit pisang dapat menyisihkan tembaga dan timbal dari dalam air. Dalam penelitiannya, mereka membandingkan efektivitas kulit pisang dengan material lainnya yaitu Na-bentonite, silica gel termodifikasi, perlit, dan kulit kacang termodifikasi. Ternyata, penyisihan tembaga dan timbal menggunakan kulit pisang memiliki efektivitas 20 kali lebih tinggi dibanding bahan-bahan lainnya.[1]

Penelitian lainnya yang dilakukan di Pakistan membuktikan bahwa kulit pisang dapat menyisihkan Cr(III) dari dalam air limbah industri secara efektif pada pH 4. [2]

Logam lain yang terbukti dapat disisihkan menggunakan kulit pisang adalah nikel, kobalt, dan zink. Penyisihan logam-logam ini paling efektif saat pH berada pada kisaran 6-8. [3]

Tidak hanya logam berat, kulit pisang juga dapat dimanfaatkan untuk menyisihkan senyawa fenol dengan waktu proses yang relatif cepat (dalam 3 jam kesetimbangan telah tercapai). Kapasitas adsorpsi meningkat pada kondisi pH di atas pH netral. [4]

Pada prakteknya, akan diperlukan berton-ton kulit pisang untuk mengolah air limbah di instalasi berskala besar. Namun, untuk sistem pengolahan dengan skala kecil yang memiliki keterbatasan dana maka opsi ini dapat dicoba.

 

Sumber:

[1] http://inhabitat.com/research-finds-banana-peels-can-efficiently-remove-toxic-metals-from-wastewater/ (diakses 12 Desember 2014)

[2] http://www.ceacsu.edu.pk/PDF%20file/Journal%20Vol%209%20No%201/04-PJAEC-200608-21.pdf

[3] G. Annadurai, R.S. Juang, and D.J. Lee. 2002. Adsorption of heavy metals from water using banana and orange peels. Water Science and Technology Vol 47 No 1 pp 185–190.

[4] M. Achaka, A. Hafidib, N. Ouazzania, S. Sayadic, L. Mandia. 2002. Low cost biosorbent “banana peel” for the removal of phenolic compounds from olive mill wastewater: Kinetic and equilibrium studies. Journal of Hazardous Materials 166 pp 117–125.

Beragam Inovasi Toilet Di Dunia

Apakah Anda tahu tentang “Toilet Day” atau hari toilet sedunia? Event ini diperingati setiap tanggal 19 November yang merupakan tanggal didirikannya World Toilet Organization, WTO, yaitu pada 19 November 2001. Kali ini saya ingin berbagi informasi mengenai berbagai inovasi toilet dari berbagai belahan dunia. Semoga bermanfaat!

Hands-free, Paper-free Toilet

Jepang, dikenal dengan negara yang penuh inovasi. Toilet adalah merupakan salah satu inovasi yang terus dikembangkan di negara sakura ini. Tidak mengherankan, karena salah satu perusahaan terbesar pembuat toilet berasal dari negara ini. Di Jepang, istilah hi-tech pun berlaku bagi toilet. Mulai dari toilet yang dilengkapi dengan control panel, suara-suara untuk meningkatkan privasi pengguna, hingga toilet yang serba canggih bahkan disebut-sebut penggunanya tidak memerlukan tisu maupun tangan (paper-free, hands-free)

1. Toilet dengan kontrol panel di Narita Airport. Hmmm, pengunjung baru mungkin perlu waktu untuk menjadi familiar dengan tombol-tombolnya, ya?

narita1
(sumber: gate20.ca)

 

2. Adalah kebiasaan wanita-wanita di Jepang untuk menyiram berkali-kali saat menggunakan toilet untuk meningkatkan privasi mereka. Untuk itu, diciptakanlah “otohime” yang dapat mengeluarkan suara-suara yang dapat menutupi berbagai suara dari dalam bilik toilet. Penggunaan otohime ini telah sukses mengurangi konsumsi air di Jepang.

otohime
www.hellotokyo.jp

 

3. Inovasi dari perusahaan plambing terbesar, TOTO, yaitu toilet yang memiliki fitur di antaranya penyemprot dari arah depan dan belakang serta pengering. Tidak salah kalau toilet ini disebut hands-free paper-free toilet. Di samping itu, toilet ini juga memiliki fitur canggih lainnya seperti penghilang bau, penghangat tempat duduk, dan penutup yang beroperasi secara otomatis.

Sumber: www.totousa.com
Sumber: www.totousa.com

 

 

“Iota” si Toilet Lipat

Toilet lipat bernama “Iota” ini merupakan hasil karya dari Gareth Humphreys dan Elliott Whiteley, Mahasiswa di University of Huddersfield – Inggris. Selain menghemat tempat, Iota juga dapat menghemat penggunaan air hingga 50%. Berikut ini adalah video animasi mengenai Iota yang saya peroleh dari YouTube.

 

Composting Toilet

space_saver_white
Sumber: www.sun-mar.com

 

Sesuai namanya, toilet ini memiliki fungsi sebagai komposter sekaligus. Idenya adalah melakukan pengolahan di tempat. Pada toilet jenis ini urin dan tinja dipisahkan. Tinja akan masuk ke dalam komposter untuk kemudian mengalami dekomposisi. Jenis toilet ini dikenal ramah lingkungan karena operasionalnya tidak menggunakan air. Namun, memang sepertinya akan kurang populer digunakan di negara yang masyarakatnya masih memerlukan air untuk membersihkan diri seperti Indonesia.

Tahukah Anda  bahwa lebih banyak orang yang memiliki ponsel daripada akses terhadap toilet? (worldtoilet.org)

 

IPAL Dengan Instalasi Desinfeksi UV Terbesar di Dunia

Salah satu proses desinfeksi air limbah adalah dengan bantuan sinar ultra violet (UV). Saat ini instalasi desinfeksi air limbah dengan UV yang terbesar di dunia terletak di Rusia, tepatnya di kota Moskow. Kota Moskow saat ini melayani 14 juta penduduk. Baik air limbah industri maupun domestik di kota ini melewati tahapan desinfeksi sebelum disalurkan ke badan air penerima. Untuk mengurangi dampak yang timbul akibat penggunaan bahan kimia, proses desinfeksi dilakukan menggunakan sinar UV.

IPAL Kuryanovskiye adalah tempat dimana instalasi UV terbesar itu berada. IPAL ini merupakan salah satu di antara IPAL terbesar di benua Eropa dengan kapasitas pengolahan sebesar 3,125 juta m3/hari. Proses konstruksi intalasi desinfeksi di IPAL Kuryanovskiye selesai pada musim gugur tahun 2012. Tantangan terbesar pembangunan instalasi desinfeksi UV di IPAL tersebut adalah keterbatasan lahan yang tersedia. Tantangan lainnya yaitu bahwa keberadaan instalasi desinfeksi UV tersebut tidak boleh menambah profil headloss keseluruhan yang ada pada IPAL. Pada akhirnya, dibuatlah sistem modul yang compact pada 17 saluran terbuka.

Instalasi Desinfeksi UV di IPAL Kuryanovskiye
Instalasi Desinfeksi UV di IPAL Kuryanovskiye

Tiap-tiap saluran memiliki 5 UV bank yang tersusun secara seri, dimana pada tiap bank terdapat 2 modul UV vertikal yang tersusun secara parallel. Dengan konfigurasi ini, total headloss pada saat debit puncak dari sistem UV ini adalah sebesar 30 cm.

Beberapa fitur dari instalasi UV di IPAL Kuryanovskiye yaitu:

  • Memiliki sistem pengaturan level muka air yang sepenuhnya otomatis
  • Setiap modul UV memiliki mekanisme pembersihan mekanik in situ yang beroperasi secara otomatis dan dilengkapi dengan pengaturan frekuensi pembersihan per hari
  • Memiliki sistem pengaturan intensitas lampu secara otomatis untuk mengakomodasi variasi karakteristik air limbah
  • Seluruh informasi operasional instalasi UV dapat dipantau dari satu tempat secara terpusat

Hasil proses desinfeksi dari instalasi UV ini adalah < 500 CFU/100 mL total coliform, < 100 CFU/100 mL fecal colirom, dan < 100 PFU/100 mL coliphage. Kesemuanya memenuhi parameter desain dan peraturan yang berlaku di daerah setempat. Dengan demikian, efluen hasil desinfeksi dapat disalurkan ke badan air penerima, yaitu Sungai Moskow.

 

Sumber:

Made in Moscow: World’s Largest UV Plant (diakses 22 Oktober 2014)

Sebaik Apakah Kondisi Sanitasi di Indonesia?

Ada ide?

Kali ini saya ingin sharing mengenai data kondisi sanitasi di Indonesia. Kenapa sanitasi? Karena masalah sanitasi juga berhubungan dengan penanganan air limbah domestik. Data yang saya peroleh memang bukan data baru, dari tahun 2010. Tetapi, sampai saat ini memang belum menemukan data terbaru. Kalau ada rekan pembaca yang punya info lebih baru, bagus juga untuk sharing di sini, agar pembaca yang lain juga bisa update info.

Berdasarkan data tahun 2010[1], di antara negara-negara anggota PBB, Indonesia menduduki peringkat 128 (dari 181) dalam hal akses masyarakat terhadap sanitasi. Dari sumber yang sama tercatat bahwa akses yang sangat minim terjadi pada penduduk di pedesaan. Bagi masyarakat perkotaan, 73%-nya telah memiliki akses, sementara untuk masyarakat pedesaan baru 39%-nya[2]. Data-data ini menunjukkan adanya kesenjangan di dalam hal pengelolaan air limbah domestik di wilayah perkotaan dan pedesaan. Walaupun ketersediaan akses terhadap sanitasi tidak menjamin bahwa air limbah domestik dapat terkelola dengan baik. Sebagai contoh, penduduk yang memiliki toilet belum tentu memiliki septic tank atau akses kepada saluran air buangan (sewerage).

Data lain dari PBB[3] menyebutkan bahwa dari 2,5 milyar penduduk di dunia yang tidak memiliki akses terhadap toilet, 63 juta-nya terdapat di Indonesia. Jumlah ini adalah jumlah kedua terbesar setelah India. Tema ini pernah diangkat di dalam suatu sesi siaran Bahasa Indonesia di salah satu radio Australia. Pada acara tersebut yang menjadi nara sumber adalah Prof. Joni Hermana dari ITS. Rekaman wawancara dapat didengar pada situs radio Australia, ABC.

Ternyata kondisi sanitasi di Indonesia masih sangat minim, ya? Well, mudah-mudahan info yang di-posting kali ini bisa membuka mata kita karena langsung atau tidak langsung, kondisi ini berdampak pada pencemaran sumber air di Indonesia. Tahu kan, bahayanya?

 

Desain Tutup Manhole di Berbagai Tempat di Dunia

Di dalam dunia air limbah, manhole merupakan akses yang digunakan oleh petugas inspeksi untuk memeriksa saluran air buangan (baik air limbah maupun stormwater). Dikatakan manhole karena ukuran lubang masuknya cukup untuk dilalui oleh badan manusia dewasa. Untuk keamanan pengguna jalan, manhole diberi tutup yang berbahan besi cor. Mungkin di Indonesia tutup manhole berfungsi sekedar untuk memberi keamanan. Akan tetapi, di luar negeri, selain untuk keperluan safety, tutup manhole juga bernilai estetika. Bahkan, di negara-negara tertentu diadakan kontes desain tutup manhole sehingga lebih catchy dan bernilai seni. Berikut ini adalah foto-foto tutup manhole di beberapa tempat di luar Indonesia. Semoga menjadi inspirasi!

Orchard, Singapura

 

Shimane, Jepang

 

Kurashiki, Jepang

 

Kainan, Jepang

 

Iwade, Jepang

 

Boppard, Jerman

 

Vancouver, Kanada

 

Albuquerque, Amerika Serikat

 

New York, Amerika Serikat

 

Minneapolis, Amerika Serikat